Rapat Tinjauan Manajemen AMI T.A. 2024-2025

MEDAN-Kegiatan Rapat Tinjauan Manajemen (RTM) Universitas Islam Sumatera Utara sukses dilaksanakan pada tanggal 27 April 2026 bertempat di Auditorium UISU Lantai III. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam upaya peningkatan mutu berkelanjutan di lingkungan universitas, khususnya dalam implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI).

 

Acara RTM ini secara resmi dibuka oleh Rektor UISU, Prof. Dr. Safrida,SE.,M.Si yang dalam sambutannya menekankan pentingnya komitmen seluruh sivitas akademika dalam menjaga dan meningkatkan kualitas pendidikan tinggi. Beliau menyampaikan bahwa RTM bukan sekadar kegiatan formal, melainkan forum strategis untuk mengevaluasi capaian mutu serta merumuskan langkah-langkah perbaikan yang berkelanjutan. Rektor juga mengajak seluruh unit kerja untuk menjadikan hasil RTM sebagai dasar pengambilan kebijakan yang lebih efektif dan terukur.

Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber utama yang memiliki kompetensi di bidang penjaminan mutu. Narasumber pertama adalah Dr. Desi Novita, SP.,M.Si selaku Ketua Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) Universitas. Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan secara komprehensif mengenai hasil monitoring dan evaluasi mutu akademik serta non-akademik yang telah dilakukan sepanjang periode sebelumnya. Ia juga menyoroti beberapa indikator kinerja yang telah tercapai, sekaligus mengidentifikasi area yang masih memerlukan perbaikan.

Selanjutnya, narasumber kedua, Tasliyah Haramaini, S.Si.,M.Kom selaku Kepala Divisi SPMI di Lembaga Penjaminan Mutu UISU, memaparkan tentang implementasi siklus PPEPP (Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, dan Peningkatan) dalam sistem penjaminan mutu internal. Ia menekankan bahwa keberhasilan SPMI sangat bergantung pada konsistensi pelaksanaan di setiap unit kerja serta keterlibatan aktif seluruh pihak. Selain itu, ia juga menyampaikan strategi penguatan budaya mutu agar dapat terinternalisasi secara menyeluruh di lingkungan universitas.

Peserta kegiatan RTM terdiri dari pimpinan fakultas, ketua program studi, kepala unit kerja, serta tim penjaminan mutu di tingkat universitas dan fakultas. Diskusi berlangsung secara interaktif, di mana para peserta diberikan kesempatan untuk menyampaikan masukan, kendala, serta solusi terkait pelaksanaan SPMI di unit masing-masing. Hal ini menjadikan RTM sebagai forum yang tidak hanya bersifat evaluatif, tetapi juga kolaboratif dalam mencari solusi terbaik.

Melalui kegiatan RTM ini, diharapkan seluruh hasil evaluasi dan rekomendasi yang dihasilkan dapat ditindaklanjuti secara konkret oleh masing-masing unit kerja. Dengan demikian, mutu pendidikan di Universitas Islam Sumatera Utara dapat terus meningkat dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

Kegiatan ini juga menjadi bukti komitmen UISU dalam menjalankan tata kelola perguruan tinggi yang baik (good university governance), serta memastikan bahwa seluruh proses akademik dan non-akademik berjalan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan. Dengan semangat kebersamaan dan perbaikan berkelanjutan, UISU optimis dapat mencapai visi sebagai perguruan tinggi unggul yang berlandaskan nilai-nilai keislaman.

LPM UISU Selenggarakan BIMTEK DED dan DKPS Program Studi Berbasis LAMDIK

MEDAN-Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) Universitas Islam Sumatera Utara (UISU) menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Teknis (BIMTEK) Penyusunan Dokumen Evaluasi Diri (DED) dan Dokumen Kinerja Program Studi (DKPS) berbasis Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan (LAMDIK) pada Senin tanggal 12 Januari 2026. Kegiatan ini dilaksanakan untuk empat program studi yang akan akreditasi pada tahun 2026 yang terdiri dari Program studi Pendidikan Matematika, Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKN), Pendidikan Agama Islam, dan Manajemen Pendidikan Islam sebagai upaya strategis dalam meningkatkan mutu dan kesiapan program studi di lingkungan UISU dalam menghadapi proses akreditasi.

BIMTEK DED dan DKPS ini diikuti oleh ketua dan sekretaris program studi, tim penjaminan mutu fakultas, serta dosen yang terlibat langsung dalam penyusunan dokumen akreditasi. Kegiatan berlangsung secara sistematis dengan mengedepankan pemahaman mendalam terhadap instrumen akreditasi LAMDIK, khususnya yang berkaitan dengan evaluasi diri, capaian kinerja, serta budaya mutu berkelanjutan.

Dalam sambutannya, Ketua LPM UISU menegaskan bahwa penyusunan DED dan DKPS bukan sekadar memenuhi tuntutan administratif akreditasi, melainkan merupakan refleksi menyeluruh atas kinerja program studi dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Oleh karena itu, dokumen yang dihasilkan harus berbasis data yang valid, akurat, serta mencerminkan kondisi riil dan potensi pengembangan program studi ke depan.

Materi BIMTEK disampaikan oleh narasumber yang kompeten di bidang penjaminan mutu dan akreditasi pendidikan tinggi. Peserta dibekali pemahaman tentang pemetaan indikator kinerja utama, analisis SWOT, penyusunan narasi evaluatif yang berbasis bukti, serta strategi penyelarasan visi dan misi program studi dengan standar LAMDIK. Selain itu, sesi diskusi dan pendampingan intensif memberikan ruang bagi peserta untuk mengkonsultasikan permasalahan teknis yang dihadapi dalam penyusunan dokumen.

Melalui kegiatan BIMTEK ini, LPM UISU berharap seluruh program studi mampu menyusun DED dan DKPS secara sistematis, komprehensif, dan berorientasi pada peningkatan mutu berkelanjutan. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen UISU dalam memperkuat budaya mutu internal serta mewujudkan tata kelola program studi yang unggul, akuntabel, dan berdaya saing nasional.

Dengan terlaksananya BIMTEK DED dan DKPS Program Studi LAMDIK ini, UISU optimis dapat meningkatkan capaian akreditasi program studi serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap kualitas pendidikan yang diselenggarakan.

1 2 3 6
homescontents
homescontents